Tampilkan postingan dengan label Purwokerto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Purwokerto. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 September 2016

Foto-Foto Keindahan Obyek Wisata Small World di Baturaden

Taman Miniatur Dunia Small World Desa Ketenger. Purwokerto memang menjadi salah satu kota di Indonesia yang banyak memiliki objek wisata. Dan wisata yang sedang booming baru-baru ini bernama Taman Miniatur Dunia atau Small World. Taman ini dibangun di desa Ketenger, Baturaden, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah Di dalam taman ini kalian akan disuguhkan banyak bangunan dunia dalam bentuk miniatur. Layaknya sedang berkeliling dunia dalam sehari kalian bisa mengunjungi Menara Pisa dari Italia, Menara Eiffel dari Prancis, Colosseum dari Italia, Patung Liberty dari Amerika, Bunga Tulip dan Kincir Angin dari Belanda, Patung Merlion dari Singapura, Monas dari Indonesia, Piramida dari Mesir, Petronas Tower dari Malaysia dan masih banyak bangunan dunia lainnya.

 Untuk masuk ke Taman Miniatur Dunia ini kalian cukup merogoh kocek 10rb rupiah (jika masih promo) atau 15rb rupiah (harga normal) per orang. Buat yang mau ke Small World, untuk rute perjalanannya terbilang sangat mudah. Dari kampus BSI Purwokerto ke utara menuju arah objek wisata baturaden sampai kalian menemui plang Curug Gede. Belok kiri menuju desa wisata ketenger. Sampai mentok ketemu pertigaan kalian ambil kiri. Lalu jalan menurun setidaknya ada 200 meter-an. Taman miniatur dunia (small world) berada di kanan jalan. Jika kalian beruntung, maka kalian juga bisa disuguhkan pemandangan pelangi nan indah beserta megahnya gunung slamet.

Berikut beberapa gambar yang saya dokumentasikan ketika pertama kali mengunjungi Taman Miniatur Dunia:










Jumat, 19 Agustus 2016

KKR KRISTEN 23 AGUSTUS 2016 Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo di Purwokerto

Purwokerto adalah ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Berbagai julukan bagi Purwokerto dari kota wisata, kota kripik, kota transit, kota pendidikan sampai kota pensiunan karena banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan menetap di kota ini. Di kota ini pula terdapat museum Bank Rakyat Indonesia, karena bank pertama kali berdiri ada di sini dan pendiri bank ini adalah Raden Bei Aria Wirjaatmadja putra daerah Purwokerto.
 
Purwokerto masih menjadi bagian Kabupaten Banyumas sebagai pusat pemerintahan. Secara administratif, Purwokerto terbagi menjadi 4 kecamatan dengan 27 kelurahan. Purwokerto terletak di selatan Gunung Slamet, salah satu gunung berapi yang masih aktif di pulau Jawa. Purwokerto dikenal sebagai kota transit karena letaknya berada di tengah-tengah antara kota-kota besar antara Bandung-Yogyakarta, Jakarta-Yogyakarta, Bandung-Semarang. Mottonya �Purwokerto kota Satria�. Satria sendiri merupakan kependekan dari Sejahtera, Adil, Tertib, Rapi, Indah, dan Aman. Purwokerto dikenal sebagai salah satu kota pelajar di Pulau Jawa, mahasiswa-mahasiswa dari berbagai kota di pulau Jawa menuntut ilmu di perguruan tinggi di sini (terutama di Universitas Jenderal Soedirman dan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto UMP). Ribuan kamar kos, ratusan tempat makan didirikan, kios-kios alat tulis, warnet sampai jasa pencucian baju (laundry) pun bermunculan berkenaan dengan kebutuhan mahasiswa. Kondisi ini membuat perekonomian kota Purwokerto tumbuh cukup signifikan sebagai kota jasa. 
 
Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan (Ngapak). Kenthongan atau musik thek-thek adalah seni musik khas yang dimainkan dengan alat musik bambu yang dimainkan oleh 20-40 orang. Kebudayaan Begalan dan Ronggeng adalah kesenian asli Banyumas. Dua Stadion besar di kota Purwoketo yakni GOR Satria (milik Pemerintah Kabupaten Banyumas) dan GOR yang dimiliki oleh UNSOED yaitu GOR Soesilo Soedirman yang sering dijadikan homebase Pelatnas Atletik karena memiliki Trek Lari yang berstandar Internasional. Purwokerto pernah melahirkan pelari nasional Poernomo yang menjadi pelari jarak pendek Indonesia pertama yang mengikuti Olimpiade. Pebulu tangkis Christian Hadinata dan Fung Permadi atlet kelahiran Purwokerto yang telah meraih berbagai macam penghargaan tingkat internasional, sedangkan Meitri Widya Pangastika adalah atlet renang putri. Begitu melekatnya cabang aletik di Purwokerto sehingga SMAN 3 Purwokerto mengkhususkan 1 kelasnya untuk menjadi atlet.
 
Makanan khasnya Mendhoan, yaitu tempe yang diiris tipis, dilapisi tepung, dibumbui, lalu digoreng setengah matang (mendho). Makanan khas lainnya yaitu kripik tempe, sroto, nopia, gethuk goreng dan lainnya.
Selain Museum BRI, wisata alam di Purwokerto antara lain: Pancuran Pitu, Gua Sara Badak, Curug Cipendok, Bumi Perkemahan Baturraden, Telaga Sunyi, Mata Air Panas Kalibacin, Wahana Wisata Lembah Combong. 
 
Bagi Saudara yang berada di Kota Purwokerto dan sekitarnya, persiapkan diri Saudara dan ajak sanak saudara untuk mengikuti Healing Movement Crusade pada tanggal 23 Agustus 2016 bertempat di GOR Satria, Purwokerto pukul 16.30 WIB.
 
Mari hadiri dan doakan agar lawatan Tuhan turun atas Kota Purwokerto dan melawat setiap pribadi yang hadir. Pembebasan seutuhnya dialami. Pelipatgandaan mujizat terjadi! Tuhan Yesus memberkati.
Teamportal (MF)

Sabtu, 13 Agustus 2016

Foto Kemeriahan Festival Kentongan Banyumas 2016 (Full HD Foto)

Halo guys ketemu lagi bareng EkoDoc, kali ini saya akan membagikan foto-foto kemeriahan festival kentongan di purwokerto 2016, buat yang mungkin semalam gak sempat liat yah karena nunggu nya yang lama atau mungkin karena hujan yang deras mengguyur kota purwokerto, berhubungan gue juga anak purwokerto, nieh gue kasih foto-fotonya yang berhasil gue dapat dari instagram dan sumber sumber lainnya, cekidot:



Cantik Kan Yang Nari ?

Eee..aaa..eee...aaaa

Yuh ganteng-ganteng kan ?

Mau Terbang tapi gak bisa, hehe

Minal Aidzin ya

Yuh ala ala cheerleaders

Kipasnya baru dibeli lowh, hehe

Waduh Sensorr nieh harusnya